Profit Factor & Metrik Backtest: Cara Membaca Hasil Strategi Trading
Pernah lihat strategi dengan win rate 80% tapi tetap rugi? Atau profit factor 2.5 tapi drawdown-nya bikin bangkrut? Ini panduan membaca metrik backtest dengan benar.
Profit Factor (PF)
Profit Factor = Total Profit ÷ Total Loss. Ini metrik paling penting:
Contoh dari VHS Hybrid Strategy: GBP/USD punya PF 2.11 (tanpa spread) — termasuk strategi terbaik. AUD/USD PF 2.34 bahkan lebih tinggi. Tapi setelah spread dimasukkan, PF turun ke 1.22-1.27 — ini yang realistik.
Win Rate (WR)
Win rate adalah persentase trade yang menang. Banyak pemula terobsesi dengan WR tinggi, padahal:
Drawdown
Drawdown adalah penurunan dari puncak ke lembah dalam equity curve. Ini yang bikin trader bangkrut secara psikologis:
Return (%):
Return menunjukkan persentase pertumbuhan modal. Tapi return tanpa drawdown menyesatkan. Strategi dengan return 50% dan DD 40% lebih berbahaya daripada return 20% dengan DD 5%.
Jumlah Trade (Sample Size)
Semakin banyak trade, semakin valid hasil backtest:
Sharp Ratio & Consistency
Equity curve yang mulus naik (sharp ratio tinggi) lebih baik daripada curve yang naik-turun liar meskipun return akhir sama.
Key Takeaway
Jangan lihat satu metrik saja. Lihat kombinasi: PF + WR + Max DD + jumlah trade. Strategi VHS Hybrid, misalnya, punya PF 1.34 (EURUSD) dengan DD terkendali dan 300+ trade — itu valid. PF 3.0 dengan cuma 15 trade? Belum tentu.