FP
Forex Basics6 min read

Forex Pair Correlation: Hubungan EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, AUD/USD

Pair forex tidak bergerak sendiri-sendiri. Mereka saling terhubung melalui USD sebagai mata uang dasar atau kuotasi. Memahami korelasi membantu Anda menghindari risiko terkonsentrasi.

Korelasi Positif vs Negatif

  • **Positif:** Kedua pair bergerak searah. Contoh: EUR/USD dan GBP/USD (sama-sama punya USD di belakang).
  • **Negatif:** Kedua pair bergerak berlawanan arah. Contoh: EUR/USD dan USD/JPY (EUR/USD: USD di belakang, USD/JPY: USD di depan).
  • **Tidak berkorelasi:** Pergerakan acak satu sama lain.
  • Korelasi Antar Pair Utama

    |--------|--------|----------|

    Dampak pada Risk Management

    Jika Anda buy EUR/USD dan buy GBP/USD bersamaan, Anda tidak terdiversifikasi — Anda menggandakan risiko di korelasi yang sama. Dengan aturan 1% per trade, total risk Anda bukan 1% + 1% = 2%, tapi mendekati 2% di arah yang sama.

    VHS: Tiap Pair Diperlakukan Berbeda

    VHS strategy membuktikan bahwa setiap pair punya karakteristik unik:

  • **EUR/USD:** Paling stabil — V2 + Hybrid + Spike semua aktif
  • **USD/JPY:** V2-SMC tidak profit (PF 0.76) — hanya Hybrid + Spike
  • **GBP/USD:** Spike tidak profit (PF 0.94) — hanya Hybrid
  • **AUD/USD:** Semua strategi aktif dengan parameter khusus
  • Ini bukan kebetulan. Korelasi dan volatilitas masing-masing pair mempengaruhi strategi mana yang efektif.

    Key Takeaway

    Jangan trading multiple pair tanpa memahami korelasinya. Gunakan pair dengan korelasi rendah untuk diversifikasi sejati. Dan yang paling penting: setiap pair punya karakteristik unik — jangan asumsikan parameter yang sama akan bekerja untuk semua pair.

    forex correlationpair correlationEUR/USD correlationUSD/JPY correlationdiversification forex

    Ready to put this knowledge into practice?

    Start Trading with Exness